Sejarah Islam sejak Zaman Nabi Adam hingga Zaman XX

Sejarah Islam sejak Zaman Nabi Adam hingga Zaman XX

Umat Islam adalah kelompok yang diikat oleh akidah Islam sepanjang sejarah. Siapapun yang mengikuti Nabi mereka sejak zaman Nabi Adam as. hingga Nabi Muhammad saw., yang akan senantiasa berjalan di atas hidayah dan petunjuknya hingga hari kiamat dan beriman dengan Tuhannya, maka mereka adalah umat Islam. Ikatan primordial mereka adalah akidah, bukan bahasa ataupun historis, ikatan geografis, asal usul maupun yang lainya.

MAHLUK PERTAMA (ADAM AS)

Adam adalah bapak dari semua manusia dan mahluk yang pertama kali Allah ciptakan di muka bumi, ia adalah Nabi Allah yang pertama. Hikmah Allah telah menginginkan untuk menjadikan seorang khalifah di muka bumi ini dan senantiasa menyediakan semua sumber daya dan potensinya di muka bumi ini. Mahluk tersebut adalah Adam as. yang Allah ciptakan dari tanah dan Allah tiupkan sebagian ruh-Nya kepadanya.

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.(Q.S Al-Baqarah : 30)

Kemudian Allah menciptakan Hawa sebagai istrinya dari tulang rusuk sebelah kiri Nabi Adam as.

QABIL DAN HABIL (KRIMINAL PERTAMA YANG TERJADI DI MUKA BUMI)

Qabil dan Habil adalah dua anak pertama Nabi Adam. Syariat Allah kala itu mengharuskan seorang anak tidak boleh menikahi saudara kembarnya. Hawa selalu melahirkan anak kembar laki-laki dan perempuan. Qabil menginginkan dia kawin dengan saudara kembarnya yang secara hukum adalah menjadi hak saudaranya. Maka, Habil menolaknya.

Kemudian keduanya menyelenggarakan upacara kurban. Allah menerima kurban Habil yang berupa domba yang sangat baik. Tetapi, Allah menolak kurban Qabil yang berupa hasil cocok tanam yang sangat jelek. Qabil iri dengan kejadian ini dan ia membunuh saudaranya. Inilah tindak kriminal pertama di muka bumi yang di lakukan oleh anak manusia.

SYITS BIN ADAM

etelah peristiwa pembunuhan itu, Allah mengaruniakan kepada Nabi Adam seorang putra yang bernama Syits. Dia adalah salah seorang anak Adam dan sekaligus seorang Nabi yang terus melanjutkan dakwah di jalan Allah di muka bumi. Kemudian Allah memberikan keturunan laki-laki dan wanita sehingga mereka menjadi banyak.

IDRIS AS

Dia adalah Nabi yang Allah utus setelah Syits. Allah berfirman dalam al-Qur’an”Ceritakanlah (Hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam al-Qur’an. Sesungguhnya dia adalah orang yang membenarkan dan seorang Nabi. Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.”(Maryam :56-57)

Nabi Idris terus menegakkan syariat Allah hingga dia dipanggi oleh Allah.

DAKWAH NABI NUH AS

Dia adalah Ulul Azmi pertama di kalangan Rasul. Jarak antara Nabi Syits dan Nuh adalah 25 abad. Manusia-manusia di abad-abad itu seluruhnya berada di atas agama yang benar sebagaimana firman Allah dalam surat al-Baqarah ayat 213, “Manusia itu adalah umat yang satu.” Kemudian mereka melakukan kerusakan-kerusakan.

NABI IBRAHIM AS

Nabi Ibrahim berasal dari keturunan Sam bin Nuh. Ibrahim adalah seorang Nabi Ulul Azmi. Allah mengutusnya kepada kaumnya agar dia menyeru mereka untuk menyembah dan beribadah kepada Allah swt.

NABI YUNUS AS

Allah mengutus Nabi Yunus kepada kaum Naynawi. Dia menyeru penduduk di tempat itu untuk menyembah kepada Allah dan mengesakan-Nya. Namun, mereka tidak beriman. Sehingga, Yunus merasa sesak dadanya berada di tengah-tengah mereka dan ia marah besar.

NABI LUTH AS

Nabi Luth adalah anak saudara Nabi Ibrahim as. Dia telah beriman kepada apa yang dibawa Nabi Ibrahim dan ikut bersama Ibrahim ke Syams. Dia tinggal di kota Sadum di sebelah selatan laut mati.

ISHAQ BIN IBRAHIM

Dia adalah putra Nabi Ibrahim dan ibunya adalah Sarah. Dia tumbuh dan berkembang di kota al-Khalil. Dia dikaruniai anak yang bernama Ya’qub yang tak lain adalh Israel. Nabi Ishaq hidup depanjang 180 tahun dan meneruskan dakwah ayahnya setelah ayahnya meninggal.

YA’QUB BIN ISHAQ

Dia adalah anak Ishaq bin Ibrahim. Dia melakukan migrasi ke Harwan wilayah Syam utara dan menikah di sana. Allah mengaruniakan 12 anak padanya. Di antaranya adalah Yusuf dan Bunyamin (dua orang saudara seayah seibu). Ya’qub meneruskan dakwah ayah dan kakeknya, Ishaq dan Ibrahim, yakni mengajak manusia untuk senantiasa menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun. Dia hidup selama 147 tahun.

YUSUF BIN YA’QUB

Dia adalah Yusuf bin Ya’qub bin Ishaq bin Ibrahim. Ya’qub lebih mencintai anak-anaknya yang bungsu (Yusuf dan Bunyamin) ketimbang yang lain karna ibu dari kedua anak itu telah meninggal.

Ada kisah yang demikian mashur yang terjadi pada Yusuf. Ringkasnya demikian. Saudara-saudaranya sangat iri kepada Yusuf karena Ayah mereka lebih mencintai mereka ketimbang diri mereka. Maka, mereka pun merencanakan untuk melepaskan diri dan menyingkirkan Yusuf.

Judul            : Sejarah Islam sejak Zaman Nabi Adam hingga Zaman XX

Penulis          : Ahmad al-Usairy

Penerbit        : Akbar Media

Cetakan        : November 2016

Tebal            : 566 hal

Diresume oleh Zidan Aufa Billah

Leave a Reply