Gus Rijal Bangkitkan Semangat Mahasantri Menggali Sejarah Islam di Indonesia

Gus Rijal Bangkitkan Semangat Mahasantri Menggali Sejarah Islam di Indonesia

Ma’had Aly – Jakarta (12/8), Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta menggelar acara Kuliah Umum (Studium Generale) di Perpustakaan Utama Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta, pada Kamis, 12 Agustus 2021. Studium Generale ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, mengingat perpanjangan PPKM yang belum usai sampai 16 Agustus 2021.

Acara dengan tema “Pesantren dan Sejarah Islam di Indonesia” dibuka secara resmi oleh Rektor 1 (Mudir 1) Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta, Drs. H. Abdul Kholiq, MA. Dalam pembukaan itu juga, beliau memberikan informasi terkait proses masuknya Islam ke Indonesia dan menawarkan sudut pandang seputar problematika dan tantangan pesantren dari zaman dahulu sampai sekarang. Beliau mengatakan bahwa akar pesantren tentu tidak bisa lepas dari meluasnya ajaran Islam kala itu. Sekurang-kurangnya terdapat tiga jalur utama; perdagangan, sufi pengembara, dan lembaga pendidikan. Pendapat ini dikutip dari teori yang diajukan Prof. Azyumardi Azra.

Adapun narasumber dalam acara ini adalah Gus Rijal Muamazziq Z., M.H.I atau sering disapa dengan Gus Rijal. Beliau merupakan Rektor INAFAIS (Institut Agama Islam Al-Falah Assunniyah) Kencong, Jember. Dalam penjelasannya, Gus Rijal menegaskan bahwa, “Sejarah peradaban Islam di Indonesia layaknya pohon bambu. Akarnya mencengkeram kuat di dalam bumi. Akan tetapi batang, ranting, serta daunnya lentur mengikuti arah angin.”

Penegasan ini menandakan bahwa proses Islam dialektika yang ada di Indonesia terasa lebih moderat dan sesuai dengan akulturasi budaya Indonesia.

Tidak hanya dihadiri oleh para Mahasantri aktif, tetapi para alumni Mah’ad Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta, seluruh sivitas akademika, juga sebagian audiens umum pun turut berpartisipasi via Zoom dalam acara yang dimulai pada pukul 10.00 WIB dan berakhir pukul 11.30 WIB ini.

Pada pesan penutup, Gus Rijal mengatakan bahwa mahasantri Ma’had Aly punya peluang besar untuk membedah sejarah Islam di Indonesia sebagai sebuah Peradaban dunia. “Peluang besar itu harus mendapat tempat yang luas bagi para mahasantri, agar dapat meneruskan syiar para Ulama Ahlussunnah wal Jamaah kita.” (Irfan)

Leave a Reply