Sampaikan Nilai Kebaikan pada Anak, Ma’had Aly Gelar Kelas Mendongeng

Sampaikan Nilai Kebaikan pada Anak, Ma’had Aly Gelar Kelas Mendongeng

Dunia anak-anak identik dengan dunia bermain yang penuh kebahagiaan juga canda ria. Di masa inilah anak-anak mulai membentuk karakter kepribadiannya. Hal ini menjadi indikator, jika masa kecil seorang anak berjalan dengan baik, maka dapat dipastikan anak tumbuh dewasa dengan dominasi karakteristik yang baik pula. Hal ini disampaikan pendongeng nasional Kak Toni, ketika berkunjung ke perpustakaan Ponpes Asshiddiqiyah Jakarta, Kamis petang (12/09).

Untuk membentuk karakter anak yang baik, perlu pengarahan yang sesuai dengan alam pemikiran mereka. Maka saat kita mengajari mereka, kita harus masuk ke dalam dunia mereka, dalam artian tidak bisa kita menyamakan cara kita mengajar anak-anak dengan metode pengajaran pada orang dewasa.

فعالم الطفل يخالف عالم الرجل ونظرالطفل الى الحياة يخالف عالم الرجل

Maka dunia anak itu sangat berbeda dengan dunia orang dewasa. Cara anak melihat kehidupan pun sangat bertentangan dengan cara pandang orang dewasa.”

Salah satu solusi agar mereka dapat menerima pengajaran yang kita sampaikan dengan baik adalah dengan cara mendongeng. Dengan mendongeng, anak-anak akan memperhatikan apa yang kita sampaikan karena anak begitu menyukai  kisah-kisah yang menarik.

Sebagai contoh, saat ruangan gaduh oleh kebisingan mereka, kita dapat mengambil perhatian mereka tanpa banyak membuang energi. Cukup berbuat sedikit kesalahan agar fokus mereka tertuju kepada kita.

Dari sanalah kita mulai menuturkan kisah penuh makna, dengan dipolesi guyonan yang  lucu nan menyenangkan. Maka nilai-nilai pendidikan pun dapat tersampaikan dengan baik sekaligus anak-anak merasa terhibur.  Hal ini sudah Allah swt. tegaskan dalam ayat al-Quran.

ادع إلى سبيل ربك بالحكمة والموعظة الحسنة

Serulah (orang-orang) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan mauidzah hasanah (pengajaran yang baik.

Itulah kelebihan mendongeng untuk menyampaikan nilai-nilai moral terhadap anak di usia dininya dalam membentuk kepribadiannya, yang di satu sisi juga membuat mereka bahagia.

Kegiatan pembelajaran bersama Kak Toni ini sebagai salah satu program kerjasama antara Ma’had Aly Jakarta dan IKLAS (Ikatan Alumni Asshiddiqiyah) dalam meningkatkan kemampuan serta rasa percaya diri mahasantri berbicara di khalayak umum. Dengan mulai belajarnya mahasantri tentang ilmu public speaking seperti mendongeng ini, maka tak dapat dipungkiri di masa mendatang mereka dapat dengan percaya diri menjadi “public speakers” yang handal dalam mentransfer ilmunya serta menjadi da’i ilallah, sebagaimana diharapkan pendiri dan pengasuh Ponpes Asshiddiqiyah Jakarta, Abah Yai Noer Muhammad Iskandar SQ. (Lyda/Ridho)

Leave a Reply