Pelatihan Jurnalistik Sebagai Salah Satu Sarana Mengikuti Era Globalisasi

Pelatihan Jurnalistik Sebagai Salah Satu Sarana Mengikuti Era Globalisasi

Ma’had Aly – KH. Ahmad Mahrus Iskandar, Pengasuh Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta sebut pelatihan jurnalistik sebagai salah satu cara untuk mengikuti era globalisasi. Hal ini beliau ungkapkan ketika mengisi sambutan dalam acara pelatihan yang diadakan oleh Sindonews di Ponpes Asshiddiqiyah Jakarta dengan tema “Progam Pendidikan Jurnalistik di Pesantren” pada (15/06/22).

“(Red-Berlatih) jurnalistik merupakan salah satu cara kita untuk memilah-milah berita agar tidak mudah percaya dengan hoax, apalagi di era digital yang mana semua bisa diakses lewat smartphone tanpa terkecuali. Oleh sebab itu, jika kita tidak bisa menyaring informasi, kita akan terjerumus dalam arus tersebut,” jelas Kyai yang akrab disapa Gus Ayus tersebut.

Selain itu, turut memberikan sambutan juga Pemimpin Redaksi (Pemred) Sindonews.com, Bapak Zen Teguh Triwibowo. Beliau menyampaikan bahwa, progam talk show bersama para santri merupakan harapan besar yang baru terlaksana. Oleh sebab itu, dari acara ini diharapkan Sindonews mampu memberi wadah bagi santri untuk melatih kemampuan jurnalis mereka.

Pemred peraih penghargaan Anugerah Jurnalistik Polri tahun 2018 lalu itu juga menuturkan bahwasannya di dalam Sindonews terdapat kolom yang berisi kalam hikmah, harapannya lewat kolom tersebut ke depan para santri dapat ikut berdakwah melalui media digital.

Selanjutnya, berlangsung acara talk show yang menghadirkan dua pembicara, yakni Bapak Ratman Suratman, koordinator fotografi MPI (MNC Portal Indonesia) yang memberikan materi dengan pokok bahasan ‘Teknik Dasar Fotografi Jurnalistik’ dan Bapak Wahyu Triyogo, produser eksekutif multimedia MPI (MNC Portal Indonesia) yang membahas tuntas terkait ‘Membuat Video Jurnalistik yang Menarik’. Dua narasumber tersebut dimoderatori oleh Ustaz Sufyan Syafi’i.

Para narasumber menyampaikan secara detail bagaimana mengolah berita secara visual dengan baik dan benar sehingga berita yang dimuat tidak ada unsur kebohongan.

Di akhir acara, Pemred Sindonews meminta dukungan dari para santri, ustaz serta mahasantri yang ikut dalam acara tersebut agar dapat ikut andil dalam dakwah media digital melalui Sindonews.

“Sindonews bukan hanya memuat berita, akan tetapi juga memuat kalam hikmah dan pesan moral sehingga para santri juga bisa ikut andil dalam hal ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, talk show yang diadakan oleh Sindonews di Ponpes Asshiddiqiyah Jakarta ini merupakan salah satu wujud pelaksanaan dari program ‘Sindonews Goes to Pesantren’. Pada kesempatan ini, acara tersebut diikuti oleh beberapa santri Asshiddiqiyah, yakni perwakilan santri SMP, MA, Ma’had Aytam, dan mahasantri Ma’had Aly Sa’iidusshiddiqiyah Jakarta. Tujuan dari pelaksanaan acara ini adalah para santri dapat lebih terasah lagi kemampuannya dalam bidang jurnalistik, dan jika para santri ingin praktik menyalurkan bakat yang sudah terasah tersebut, Sindonews sangat terbuka lebar untuk memfalitasinya.

Dikutip dari laman Sindonews, Sindonews.com merupakan situs berita yang secara resmi berdiri pada tanggal 4 Juli 2012 di bawah manajemen Media Nusantara Citra (MNC), melalui Sindo Media. Nama ‘Sindo’ pada Sindonews.com sendiri berasal dari ‘Seputar Indonesia’, acara berita terdahulu di RCTI.

Pewarta: Robiihul Imam Fiddaroini, Semester VI

Editor: Mamluatul Hidayah

Leave a Reply