Ma’had Aly Adakan Kongres Ke-2 Dema Amali

Tasikmalaya-Dema Amali (Dewan Mahasantri Asosiasi Ma’had Aly Indonesia) yang menaungi 50 Ma’had Aly se-Indonesia, pada Selasa (25/20) melaksanakan kongres yang ke-2 bertempat di Pondok Pesantren Idrisiyah Tasikmalaya.

Dengan mengusung tema “Dedikasi Santri dalam Upaya Deradikalisasi di Indonesia”, berharap para mahasantri bisa berperan dalam upaya deradikalisasi di Indonesia.

“Sejarah mencatat bahwa dari dahulu mahasiswa memiliki peran penting untuk bangsa ini. Dengan adanya kongres yang bertema “Dedikasi Santri dalam Upaya Deradikalisasi di Indonesia”, para mahasantri harus berperan dalam upaya deradikalisasi,” tutur Ketua AMALI (Asosiasi Ma’had Aly se-Indonesia) KH. Abdul Djalal dalam sambutannya saat pembukaan kongres.

Kiai Djalal juga menegaskan kembali, perihal eksistensi Ma’had Aly sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren merupakan lembaga tinggi kaderisasi ulama yang ahli di bidangnya masing masing.

“Yang prodi fikih dikader manjadi ahli fikih, yang tasawuf menjadi ahli tasawuf, yang hadis menjadi ahli hadis. Sebagai lembaga kaderisasi ulama, Ma’had Aly menjadikan kitab kuning sebagai ciri hasnya. Tidak boleh tidak” terang Kiai Djalal.

Menurutnya, ada yang tiga hal yang membuat istimewa kongres kali ini. Pertama, kongres ini bertempat di pesantren, bukan di hotel. Kedua, bertepatan pada tanggal satu bulan Rajab.

“Pada tanggal satu Rajab, dalam catatan sejarah Islam banyak terjadi tantangan, namun bisa diselesaikan. Demikian Dema, banyak tantangan dan pasti bisa melalui. ‘Badai pasti berlalu’,” ungkap Kiai Djalal.

Ketiga, hari ini juga bertepatan dengan hari jadi Ma’had Aly se-Indonesia yang ke-30 melalui Ma’had Aly Situbondo. Dalam momen itu diperingati dengan memotong tumpeng.

Selanjutnya kongres dibuka langsung oleh Kiai Djalal dengan memukul gong. (Abror)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *